Syafrein's World

Syafrein's World

Syafrein's World is focused on Muslim culture and similar topics. See pictures, videos and articles related to Syafrein's World and Muslim culture here.

amazing mother




dewi kunti katanya melahirkan anaknya lewat kuping. so jauh2 deh dari rasa sakit. melahirkan lewat ceasar dan water birth itu mah biasa!
mungkin berminat nih sekedar infonya .

===================================================================================

Pandu-Kunti

King Pandu appoints Sangkuni (Shakuni) as his chief minister, after Gandamana quits. In the Indian version Shakuni gains prominence only after Dhritarashtra ascends throne.

Sursena's cousin Sang Kuntiboja raises Kunti and 'ratu pedanda siwa budha' (high priest) performs 'upacara meningkat dewasa', her puberty ceremony. This is indeed a very fine example of Indonesianization of Mahabharata. In Indonesia it is an ancient practice that a girl's first menses is celebrated and then the rite of tooth filling follows for girls and boys. This ceremony must be carried out before marriage; often it is incorporated into the marriage ceremony. The canine teeth, which the Balinese regard as animalistic fangs, are filed flat. This represents the moving out of the more extreme aspects of one's personality as one enters adulthood. After the tooth-filling a father's duties to his female children are generally regarded as being completed.

The Indonesian version tallies with the Indian in that Kunti menstruates when Durvasa/Brahmana stays as a guest in Kuntibhoja's house. Here is something new that Kunti is 'Ratu Begawan Duwasena's' (Durvasa) disciple. The rest of the story is similar. Here is also a very clear hint what Durvasa might have done to her. Kunti is said to have 'felt wrong and not ready to be a mother'. (My article 'Karna's Father Found')

The Indonesian Surya myth goes as follows. One night, attracted by Kunti's mantra, Betara Surya(Sun-God) arrives. The young Kunti is trapped by god Surya and becomes pregnant. His father is very angry. Thus, here Kuntibhoja knows Kunti's childbirth. Betara Surya admits his responsibility. The Indian Surya slipped away! With Surya's magical strength, Kunti delivers a son through her ear and remains a virgin. As the son is born through ear, his name is Karna, or Suryaputra or Suryaatmaja. In Javanese traditional teachings, ears are the gate of amorous desire. Karna's birth through Kunti's ear has a parallel in the Indian variation of Bheel Mahabharata found among the Dungari Bheels of Gujarat. The Keralian Cherusseri Bharatham too has the same myth of Karna's birth through Kunti's ear.
According to one version of Wayang, Sang Prabhu Pandu is alive when his sons become disciples of Risi Krepa and Rsi Drona. The Indian version has Pandu long been dead.

Here Puntadewo (Yudistira), Bratasena (Bima) and Permadi (Arjuna) all three are Pandu's biological sons. The Gods are the Pandavas' spiritual fathers.


======================================================================================



Kunti (Sansekerta: कुंती; Kuntī) dalam kisah Mahabharata adalah puteri dari Prabu Kuntiboja. Ia adalah saudara dari Basudewa yang merupakan ayah dari Baladewa, Kresna dan Subadra. Ia juga adalah ibu daripada Yudistira, Werkodara, dan Arjuna dan juga adalah istri pertama Pandu Dewanata. Selain itu Kunti juga ibu dari Karna.

Sepeninggal Pandu Dewanata, ia mengasuh Nakula dan Sadewa, anak Pandu Dewanata dari Dewi Madri. Seusai Bharatayuddha, ia dan iparnya Dretarastra, Gandari, dan Widura pergi bertapa sampai akhir hayatnya.

Asal-usul

Ayah Kunti adalah Raja Surasena dari Wangsa Yadawa, dan saat bayi ia diberi nama Pritha. Ia merupakan adik Basudewa, ayah Kresna. Kemudian ia diadopsi oleh Raja Kuntiboja yang tidak memiliki anak, dan semenjak itu ia diberi nama Kunti. Setelah Kunti menjadi puterinya, Raja Kuntibhoja dianugerahi anak.

Masa muda

Pada saat Kunti masih muda, ia diberi sebuah mantra sakti oleh Resi Durwasa agar mampu memanggil Dewa-Dewi sesuai dengan yang dikehendakinya. Pada suatu hari, Kunti ingin mencoba naugerah tersebut dan memanggil salah satu Dewa, yaitu Surya. Surya yang merasa terpanggil, bertanya kepada Kunti, apa yang diinginkannya. Namun Kunti menyuruh Sang Dewa untuk kembali ke kediamannya. Karena Kunti sudah memanggil dewa tersebut agar datang ke bumi namun tidak menginginkan berkah apapun, Sang Dewa memberikan seorang putera kepada Kunti.

Kunti tidak ingin memiliki putera semasih muda, maka ia memasukkan anak tersebut ke dalam keranjang dan enghanyutkannya di sungai Aswa. Kemudian putera tersebut dipungut oleh seorang kusir di keraton Hastinapura yang bernama Adirata, dan anak tersebut diberi nama Karna.

Kehidupan selanjutnya

Kemudian, Kunti menikahi Pandu, seorang raja di Hastinapura. Pandu juga menikahi Madri sebagai istri kedua, namun tidak mampu memiliki anak. Akhirnya Pandu dan kdua istrinya hidup di hutan. Disanalah Kunti mengeluarkan mantra rahasianya. Ia memanggil tiga Dewa dan meminta tiga putera dari mereka. Putera pertama diberi nama Yudistira dari Dewa Yama, kedua bernama Bima dari Dewa Bayu, dan yang terakhir bernama Arjuna dari Dewa Indra. Kemudian Kunti memberitahu mantra tersebut kepada Madri. Madri memangil Dewa Aswin dan menerima putera kembar, dan diberi nama Nakula dan Sadewa. Kelima putera Pandu tersebut dikenal dengan nama Pandawa.

Setelah kematian Pandu dan Madri, Kunti mengasuh kelima putera tersebut sendirian. Sesuai dengan amanat Madri, Kunti berjanji akan memperlakukan Nakula dan Sadewa seperti puteranya sendiri. Setelah pertempuran besar di Kurukshetra berkecamuk dan usianya sudah sangat tua, Kunti pergi ke hutan bersama dengan ipar-iparnya yang lain seperti Dretarastra, Widura, dan Gandari untuk meninggalkan kehidupan duniawi. Mereka menyerahkan kerajaan kepada Yudistira. Di dalam hutan, Kunti dan yang lainnya terbakar oleh api suci mereka sendiri dan wafat di sana.


so tertarik melahirkan gaya jaman dewa2?

hihihihi...

Sponsors
Comments
Be the first to leave a comment!
Add a Comment:
Already a member? Log In
Sponsors
About the Author

0 Kudos
Top Culture Articles
Twilight’s Christian Serratos Gets Naked For PETA
Serratos poses naked for the 'I'd Rather Go Naked Than Wear Fur' campaign.
Angelina Jolie's Provocative Modeling Pics at 16
Angelina Jolie seen here at the age of 16, in a 1991 modeling shoot.
Sexiest Twin Sister Photos Of All Time
Two is better than one, at least in this gallery.
More From Zimbio
Copyright © 2009 - Zimbio, Inc. Some rights reserved.