Pending
Written on
-
Not yet published to a wikizine
From: rifqiblog.wordpress.com
Judul Buku : Jejak Kafilah; Pengaruh Radikalisasi Timur Tengah di Indonesia / Pengarang : Greg Fealy dan Anthony Bubalo / Penerbit : Mizan, Bandung / Cetakan : Cetakan I, Desember 2007 / Tebal : 202 Halaman
Peristiwa Pentagon dan World Trade Center pada 11 september 2001 telah menorehkan tinta kusam dalam lembaran sejarah diawal abad 21. Tak mengherankan kalau banyak reaksi yang muncul. Mulai dari pengucilan, kutukan, sampai aksi militer terhadap mereka yang dianggap sebagai terorisme pun te... Read Full Story
Pending
Written on
-
Not yet published to a wikizine
From: rifqiblog.wordpress.com
aku adalah bumi yang dikenai pancaroba. tubuhku mengalami demam yang lebih berupa getarangetaran ketimbang rintihankerontang dan kegenitan gerimis yang tak biasa. tanah yang alfa persemayaman itu terjamah, ia memulai warna yang merupa karena engkau hadir disana. maaf bila mutiaramu kutanggapi dengan cinta yang kabur—yang tak berselongsong rencana, yang tak bertahta pada bahasa, yang tak ada dalam ayatayat surga dan neraka. aku hanya mampu memasrahkan cinta yang aku punya, sebuah cinta yang ad... Read Full Story
Pending
Written on
-
Not yet published to a wikizine
From: rifqiblog.wordpress.com
aku tegar di sampingmu meski fajar dan lembayung senja bersua sembari membayangkan kita menikmati bubur ayam di balkon saat gerimis sore itu diketuk oleh lonceng kapel gereja yang bersahutan dengan geming adzan dari surau dekat sumur di sebuah desa lembah gunung sumbing di mana engkau dan aku memungkasi masa—semoga kau tahu itu.
Jogja. Juni 25, 2009
Posted in puisi Read Full Story
Pending
Written on
-
Not yet published to a wikizine
From: rifqiblog.wordpress.com
Kira-kira dua bulan yang lalu, bersama beberapa teman, Saya bertandang ke sebuah warung makanan Jepang. Meskipun dalam skala georgafis warung yang kira-kira berukuran 5 x 7 meter itu jelas jauh dari Jepang, tapi ia mampu menghadirkan Jepang. Mulai dari makanan, musik, tata ruang, perabot, sampai hiasan-hiasan, semua menguatkan imajinasi Jepang. Sepertinya sekat-sekat ruang memang bukan lagi menjadi halangan untuk saling mengadopsi.
Ketika makan, saya merasa ada Jepang dalam diri saya. Selain... Read Full Story
Pending
Written on
-
Not yet published to a wikizine
From: rifqiblog.wordpress.com
Sudah tiga hari ini saya menelusuri laman-lama maya tiap malam. Entah berapa lamanya, tapi setidaknya antara pukul 21.00 sampai 06-00 saya menjaga network frequency agar tetap betah dalam komputer mini milik Baiquni. Melalui Baiquni’s small white box, saya bertolak dari bilik B21 menuju ke Pittsburgh, Lasem, London, Moscow, atau Brown.
Setelah empat jam berjalan, biasanya perbedaharaan alamat tujuan sudah habis, dan saya tidak tahu mana yang akan saya kunjungi; semua akhirnya digerakkan jemar... Read Full Story
Pending
Written on
-
Not yet published to a wikizine
From: rifqiblog.wordpress.com
Hentakan karang yang embun pun hengkang. Hamba membeku, bertingkah juga layu. Jelaga arang hamba kuyup oleh ludah tabu. Seperti labirin tetap kusut membalutku. Topang diriku dengan senyum lapang, sayang. Yang semoga itu cermin dari sum-sum dalam. Tahukah kau, hadir menerka adalah gerbang keharapan. Mumpung ilalang tak menjamah tumit. Pinus tua melepas kaku. Aku mengarak bunga-bunga ke utara, kemarilah.
Jogja, Juni 2009
Posted in puisi Read Full Story
Pending
Written on
-
Not yet published to a wikizine
From: rifqiblog.wordpress.com
; catatan lepas untuk memasuki tubuh manusia dalam seni rupa
Dalam kancah seni rupa, Raden Saleh Syarif Bustaman dikategorikan sebagai pioner perupa modern di Indonesia. Dilahirkan di kalangan kerabat bupati semarang, Saleh termasuk kaum pribumi sebetulnya, namun karena perupa ini banyak bergumul dengan kalangan londo, terlebih seusai belajar di Eropa atas beasiswa Belanda dan menikah dengan orang Belanda, gaya hidupnya lebih mengarah kebarat-baratan.
Perkembangan karya lukisn Saleh pun demik... Read Full Story
Pending
Written on
-
Not yet published to a wikizine
From: rifqiblog.wordpress.com
Membayangkan indonesia sebagai gudang potensi, saya tergelitik. Selama ini Indonesia selalu dimaknai sebagai gudang bahan baku produksi. Ya, memang itu yang secara nyata amat kentara. Potensi alam yang tergelar dari sabang sampai merauke, sepertinya memang menegaskan pandangan demikian.
Namun bila hanya kelaziman ini yang melulu diamini, saya kira, “kebangkrutan” adalah kata yang cukup futuristik untuk melukiskan Indonesia dimasa depan. Kenapa? Bagaimanapun, potensi alam selalu memiliki kecen... Read Full Story
Pending
Written on
-
Not yet published to a wikizine
From: rifqiblog.wordpress.com
; Apresiasi Puisi “Lirboyo, Kaifal Haal ?”
Menulis puisi model orang menulis surat dalam andai-andai, detil pula rekaman aspek penguat dan pilihan diksi yang tidak berorietasi pada matra, tetapi hasilnya jauh lebih mencengangkan, saya pikir Gus Mus—paggilan akrab KH Ahmad Musthofa Bisri—ini terlalu ber-skill. Kesan itu menggumuli saya seusai membaca sajak bertajuk “Lirboyo, Kaifal Haal ?” yang terhimpun dalam Antalogi Puisi Tadarus (Prima Pustaka Yogya, 1993).
“Lirboyo, Masihkah tebu-tebu ber... Read Full Story
Pending
Written on
-
Not yet published to a wikizine
From: rifqiblog.wordpress.com
Justru saya menjadi dekat dengan Cak Nur saat mengakrabinya sebagai Idea. Bukan semata kala bergumul dengan pemikirannya.
Pengalaman dan ingatan yang berkesan tentu tak mudah lekang. Demikianlah kiranya saat tokoh besar itu merangsek dalam relung kesadaran saya. Kala itu, saat saya berumur sebelas tahun, pak lek yang tengah menempuh Perguruan Tinggi di Yogyakarta kebetulan sedang pulang. Laiknya anak-anak yang hidup di desa terpencil, mendengarkan cerita tentang hiruk pikuk kota dengan sebong... Read Full Story
